Cara Menanam Bibit Durian

  Durian bawor, durian ini yg banyak di budi dayakan oleh masarakat kemranjen, durianya sangat bagus dari rasanya tida diragukan lagi ,ketebalanya bisa mencapae 3cm biji banyak yg kempet Warna daging orange berat ada yg mencape 12kg, jenis ini mampu mengeluarkan bunga 3x dalam 1th , dalam pertengahan th ada yg buah dan menjelang musim raya buah keluar2x selang kureng lebih 1,5bualan, dari batang atas yg udah sangat bagus di tambain perakaranya yg banyak jadi banyak menyerap nutrisi pohon cepat besar cepat buah menjadikan keluar buah besar2, inilah durian bawor pohonya gampang adaptasi tahan dari serangan berbage penyakit,

CARA TANAM

Buat lubang berbentuk bujur sangkar ukuran 50 atau 100cm. Tanah galian di campur dengan pupuk kandang matang 20kg kemudian tanah masukan kembali. Biarkan selama 1 minggu sebelum bibit di tanam tujuanya untuk menggemburkan tanah sehingga pengakaranya lebih bagus dan kuat.

JARAK TANAM

Jarak tanam 7 x 7 Meter atau 10 x 10 Meter.



PENANAMAN

Penanaman ideal adalah pada awal musim hujan. Gali lubang sesuai dengan ukuran polibeg. lepas polibeg menggunakan cutter atau silet usahakan tanah yang di polibeg jangan sampai lepas. Masukan bibit kurang lebih sedalam 20 cm, lalu timbun dengan tanah setinggi leher akar kemudian Siram air secukupnya. Tujuan dari cara tanam yang di tinggikan ini adalah supaya tumbuh akar di atas permukaan tanah. sehingga pohon dan perantinganya akan lebih bagus.



PEMELIHARAAN

Biaya perawatan/ Pemeliharaan kebun durian ini berkisar Rp 500.000 per poho sampe buah

1. Pengairan

Pengairan dilakukan sejak awal pertumbuhan sampai tanam berproduksi. Pada waktu berbunga, penyiraman dikurangi dan penyiraman paling baik pada pagi hari.

2. Pemangkasan

Pemangkasan dilakukan terhadap tunas-tunas air, cabang atau rantingnya yang sudah mati dan terserang hama penyakit, serta ranting-ranting yang tidak terkena sinar matahari. Pemangkasan juga bertujuan untuk membentuk tanaman mencapai ketinggian tertentu 4-5 m pucuk tanaman dipangkas.

3. Pemupukan

Pemupukan dilakukan dengan menggunakan pupuk organik. Dosis dan jenis pupuk tergantung pada jenis dan kesuburan tanah atau sesuai rekomendasi setempat pemupukan sejak awal pertumbuhan sampai tahun ke – 3 dengan pupuk NPK yang kadar N tinggi. pemupukan pupuk kandang dilakukan sekali atau dua kali dalam setahun pada akhir musim hujan atau awal musim kemarau. Sedangkan pupuk makro sesuai dengan umur tanaman. Caranya dengan menaburkan memutar sesuai dengan lebar pendeknya tajuk tanaman.

Dosis pupuk kandang yang dianjurkan tergantung umur tanaman, misalnya 50 kg / pohon ( umur 1 tahun ), 70 kg / pohon ( umur 2 tahun ), setiap tahun dosis di tingkatkan hingga mencapai 300 kg / pohon pada umur 10 tahun. Sedangkan pupuk anorganik dianjurkan menggunakan NPK.

4. Merangsang Pertumbuhan Bunga

Pertumbuhan bunga pada tanaman durian dapat dirangsang selain dengan penggunaan pupuk NPK, juga dapat dilakukan dengan memberikan hormon tertentu seperti yang dilakukan di Malaysia dan Thailand. Zat yang bisa di berikan antara lain adalah : Paclobutrasol, zat ini sebenarnya menghambat pertumbuhan daun dan merangsang pertumbuhan bunga. Karena itu bila di berikan secara tepat juga bisa meningkatkan produksi durian.

5. Pengendalian Hama Penyakit

a. Penggerek Batang

Kerusakan : menyerang dengan cara membuat lubang pada batang, dahan, atau ranting tanaman durian. Serangannya di tandai dengan kotoran dan cairan berwarna merah dari bekas kayu yang di makan oleh penggerek tersebut, akibatnya tanaman menjadi layu, daun – daun menjadi kering dan rontok akhirnya tanaman bisa mengalami kematian.

Pengendalian :

a. Menjaga sanitasi kebun

b. Menutup bekal lubang penggerek dengan kapas yang sudah di beri insektisida sismetik.

c. Memotong dan memusnahkan bagian tanaman yang terserang.

d. Meninjeksi tanaman dengan insektisida sismetik melalui akar atau dahan.

2. Penggerak Buah ( Tirathaba ruptilinea, hypoperigea leprosticta, dan Dacus dorsalis )

Kerusakan : menyebabkan buah menjadi busuk dan kerulat dan akhirnya rontok, buah yang terserang umumnya tidak bisa di makan. Tirathaba ruptilineaemerusak dengan melubangi kulit durian sampai daging dan bijinya. Hypoperigea Leprosticta melubangi buah durian untuk mencari makan sehingga buah busuk dan rontok, dan Dacus dorsalis menyerang buah durian dengan cara menyuntikan telurnya ke dalam kulit buah sehingga menyebabkan kebusukan dan kerontokan.

Pengendalian :

a. Menyemprotkan Insektisida sisitemik sejak buah berumur satu minggu dengan dosis dan interval sesuai petunjuk di kemasan.

b. Menggunakan perangkap yang berbahan aktif methyl eugenol seperti M – antraktan.



6. Pemanenan

Waktu panen berbeda tergantung jenis varietas.jenis monthong orange sekitar 125 – 135 hari setelah mekar. Buah durian mengalami tingkat kematangan sempurna setelah empat bulan setelah mekar. Waktu petik berdasar tanda – tanda fisik, missal ujung dari coklat tua, garis – garis di antara duri lebih jelas, tangkai buah lunak dan mudah dibengkokan, ruas-ruas tangkai buah membesar, baunya harum, terdengar bunyi kasar dan bergema jika buah dipukul.

Cara penen dengan memetik atau memotong buah dipohon dengan pisau atau galah berpisau. Bagian yang dipotong adalah tangkai buah dekat pangkal batang dan usahakan buah durian tidak sampai terjatuh karena mengurangi kualitas buah lebih mantapnya di ikat/cencang menghasilkan buah masak pohon setelah jatuh bergantungan baru di turunkan, caranya di kerek dengan tabang .
Anda mau nanam silahakan !!!! Hub, Bpk. Juwahir
di jl.raya buntu alasmalang .Ds alasmalang rt/rw 3/4,kec kemranjen,kab banyumas, Jawa Tengah

081229121519
081391612423
PIN BB 2251C1D4  www.bibit-bibitdurian.com

Sat, 25 Jan 2014 @00:09

Kategori
Artikel Terbaru
Komentar Terbaru
  • agus
    Duh menarik bangeut, cuma...
Durian Kromo Banyumas

Pengunjung kami
Bank Transaksi

BRI 6830201008389538 SRIYATI

SLINK
Copyright © 2017 Kios Durian - Bibit Durian,Bibit Durian Bawor · All Rights Reserved